• header
  • header

Selamat Datang di Website AL AZHAR ISLAMIC BOARDING SCHOOL # Beriman, Beribadah, Beramal & Berakhlak #Terima Kasih Atas Kunjungan Anda # Sehubungan dengan perkembangan penyebaran Covid-19 dan berdasarkan rapat Panitia Penerimaan Santri Baru Tahpel 2020-2021 maka dikeluarkan keputusan berikut ini; 1. Pendaftaran Offline ditutup untuk semestara waktu dan diganti dengan pendaftaran secara Online dengan alamat : http://gg.gg/pendaftaran-smpitalazharbpp 2. Jika kasus Covid-19 telah usai dan masih terdapat kuota santri baru maka Pendaftaran Offline akan dibuka kembali.

Pencarian

Kontak Kami


AL AZHAR ISLAMIC BOARDING SCHOOL

NPSN : 69986344

Jl.Mulawarman RT.007 Kel.Teritip Kec.Balikpapan Timur, Balikpapan


info@alazhar-ibs.sch.id

TLP : 081347721677/0813300


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 26361
Pengunjung : 13854
Hari ini : 6
Hits hari ini : 15
Member Online : 0
IP : 3.236.232.99
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

5 Poin RUU Pesantren yang Disahkan DPR




Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan RUU Pesantren . Pengesahan itu dilakukan untuk mengakomodasi aspirasi mengenai kebutuhan pendidikan di pesantren.

Menurut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, lahirnya RUU Pesantren 2019 ini memberikan pengakuan dan independensi pesantren dalam melaksanakan fungsi pendidikan.

Berikut 5 poin utama RUU Pesantren yang disahkan DPR:

1. Kitab Kuning

RUU Pesantren disetujui, lembaga pendidikan pesantren harus mengajarkan para siswanya menggunakan kurikulum kitab kuning. Hal ini sesuai dengan Pasal 1 ayat 2 dan 3 dalam RUU Pesantren.

2. Lembaga Mandiri

Salah satu isi RUU Pesantren, menerangkan bahwa keberadaan pesantren sebagai lembaga yang mandiri. Sebab, pesantren memiliki ciri khas sebagai institusi yang menanamkan nilai-nilai keimanan kepada Allah SWT.

3. Kiai Berpendidikan Pesantren

Dalam Pasal 5 RUU Pesantren, disebutkan bahwa pesantren harus memiliki kiai. Hanya saja, pada pasal 1 ayat 9 kiai harus seorang pendidik yang memiliki kompetensi ilmu agama berlatarbelakang pendidikan pesantren.

4. Proses Pembelajaran

RUU Pesantren mengesahkan proses pembelajaran yang khas, yakni ijazah kelulusannya memiliki kesetaraan dengan lembaga formal lainnya dengan memenuhi jaminan mutu pendidikan.

5. Dapat Dana Abadi

Terakhir, salah satu poin RUU Pesantren menjelaskan bahwa pesantren akan mendapatkan dana abadi dari pemerintah. Ketentuan tersebut masuk dalam Pasal 49 ayat 1 dan 2.

 



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas